Pada waktu itu aku sama canggih mau nggarap tugas dirumah ayahku. sebelumnya mampir dirumah makan(sakjane warung nasi goreng).
percakapan dimulai jengjeng
elang: " mbak nasi goreng 2 porsi berapa?"
mbaknya: "9 ribu"
elang: "pesen 2 porsi ya mbak"
habis itu aku sama canggih makan dengan lahapnya
permasalah dimulai jengjeng
elang: bayar cang nyoh duite"
canggih: "yo"(simple amat)
saat pulang:
mbaknya: "dek ini uangnya kurang"
canggih: "tadi katanya 9ribu?"
mbaknya: "itu baru 1 porsi"
aku lan canggih bingung
setelah bingung berkepanjangan (mbaknya dah bosen)
aku sama canggih diperbolehkan hanya 9ribu
padahal si canggih tadi mau pesen minum
coba klu jadi bisa gaswat
wes rampung
percakapan dimulai jengjeng
elang: " mbak nasi goreng 2 porsi berapa?"
mbaknya: "9 ribu"
elang: "pesen 2 porsi ya mbak"
habis itu aku sama canggih makan dengan lahapnya
permasalah dimulai jengjeng
elang: bayar cang nyoh duite"
canggih: "yo"(simple amat)
saat pulang:
mbaknya: "dek ini uangnya kurang"
canggih: "tadi katanya 9ribu?"
mbaknya: "itu baru 1 porsi"
aku lan canggih bingung
setelah bingung berkepanjangan (mbaknya dah bosen)
aku sama canggih diperbolehkan hanya 9ribu
padahal si canggih tadi mau pesen minum
coba klu jadi bisa gaswat
wes rampung












